Materi Kualitas Part I: Teknik Sampling
Teknik Sampling adalah metode yang digunakan untuk pengambilan sampel kecil yang dianggap mampu mewakili secara kesuluruhan (populasi/lot). yang dimaksud sampel disini adalah bagian yang diambil dari sebuah populasi/lot, sampel digunakan untuk membantu menarik kesimpulan mengenai lot tersebut. Namun, metode ini memiliki kekurangan, yaitu derajat ketidakpastian, hal ini sebagai konsekuensi karena tidak mengukur secara keseluruhan (sortir).
| Variabel | Attribute | |
| Karakteristik | Terukur, Continue | Jumlah hitungan, bagus-jelek, dll. |
| Jenis Data | Dimensi, Berat, Waktu | Jumlah flash, shrinkmark, retak, dll. |
| Contoh | 12,6 gr ; 102mm; 20 dtk | Jumlah retak=16pcs |
Dalam penerepannya, teknik sampling menggunakan tabel AQL (Acceptance Quality Limit). AQL adalah prosentase cacat maksimum yang diterima/diperkenankan. AQL membedakan kelompok deffect/cacat menjadi: a) Critical, b) Major, c) Minor. nilai AQL Critical < AQL Major < AQL Minor. Untuk acuan data Atribut menggunakan ISO 2859.
AQL juga menggolongkan tingkat inspeksi menjadi 2 golongan: a) Tingkat inspeksi Umum (tingkat I, II, & III), b) Tingkat inspeksi khusus (S1, S2, S3, dan S4).
Subscribe to:
Posts (Atom)
.png)







